RSS
Hy, Selamat datang di blog saya :) tinggalkan komentar di buku tamu dan jika blog ini anda anggap menarik ikuti blog ini :)

Tentang Albus Percival Wulfric Brian Dumbledore

Albus Percival Wulfric Brian Dumbledore merupakan salah satu tokoh dalam serial novel ciptaan J. K. Rowling. Ia merupakan seorang ahli sihir yang bijaksana dan paling dihormati di dunia Sihir. Ia berperan sebagai pembimbing atau penasihat tokoh utama, Harry Potter sebagaimana konsep perwatakan Merlin atau Gandalf. Ia selalu mengambil berat terhadap Harry Potter dan memberikan dorongan kepada Harry lebih dari yang lain. Ini karena kepercayaan beliau yang Harry adalah satu-satunya yang diharapkan untuk membasmi Lord Voldemort walaupun dialah satu-satunya yang ditakuti ahli sihir jahat itu. sebagai Kepala Sekolah Sihir
Dalam versi film, seri Harry Potter and the Sorcerer's Stone (2001) dan Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002), diperankan oleh mendiang Richard Harris yang meninggal pada 2002 disebabkan penyakit Hodgkin. Untuk film Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004) dan Harry Potter and the Goblet of Fire (2005) pula, Michael Gambon memerankan tokoh Dumbledore dengan gaya yang berlainan dan lebih unik.

Kehidupan Awal Dumbledore

Albus Dumbledore dilahirkan pada tahun 1881 dan merupakan anak dari Percival Dumbledore dan Kendra Dumbledore. Tiga tahun setelah ia dilahirkan, adiknya, Aberforth Dumbledore lahir, dan setelahnya lahir adik perempuan keduanya, Ariana Dumbledore. Tiga anak-anak Muggle menyerang Ariana saat ia berumur 6 tahun karena mereka melihatnya menggunakan sihir. Akibat dari serangan itu, ia menderita sakit seumur hidupnya. Ayah Dumbledore, Percival, menyerang ketiga Muggle itu sebagai balasan atas penyerangan mereka terhadap putrinya, dan ia dipenjarakan di Azkaban seumur hidup. Untuk menghindari Ariana dibawa ke Rumah Sakit St.Mungo, Kendra memindahkan keluarga mereka ke Godric's Hollow. Para tetangga mereka mengira Ariana adalah seorang Squib.
Saat Albus memasuki Hogwarts, ia berteman dengan Elphias Doge yang banyak diejek oleh orang-orang karena baru saja sembuh dari cacar naga. Di Hogwarts, Dumbledore dianggap sebagai murid paling cerdas yang pernah memasuki Hogwarts. Ia memenangkan banyak sekali penghargaan dan mempunyai banyak teman yang saat ini menjadi penyihir-penyihir terkenal. Tulisan-tulisannya banyak dimuat di Transfiguration Today, Challenges in Charming, dan The Practical Potioneer. Ia adalah seorang Gryffindor. Informasi ini diberikan kepada Harry Potter oleh Hermione Granger pada saat mereka berada di Hogwarts Express dalam film Harry Potter and the Sorcerer's Stone.
Tiga tahun setelahnya, Aberforth masuk Hogwarts. Adiknya itu terbukti agak berbeda dari Albus, karena tidak menguasai bakat sihir luar biasa seperti kakanya. Hal ini terlihat sejak di tahun kelima Harry bersekolah, menjelang ujian O.W.L (Ordinary Wizarding Levels). Pada saat itu, Griselda Marchbanks, Kepala Wizarding Examinations Authority--Kekuasaan Pengujian Sihir, mengatakan bahwa Dumbledore telah "....melakukan hal-hal dengan tongkat sihir yang tidak pernah kulihat sebelumnya". Saat Dumbledore dan Doge meninggalkan Hogwarts, mereka berencana untuk melakukan perjalanan keliling dunia. Di tengah-tengah perjalanan mereka, Dumbledore yang pada saat itu berumur 18 tahun tertimpa musibah kematian ibunya, yang dibunuh oleh Ariana yang sedang 'kumat'.

Dumbledore dan Grindelwald

Karena ketidakhadiran orang tua Dumbledore (ayahnya dipenjara, sedangkan ibunya meninggal), Albus menjadi kepala keluarga tersebut, dan menjadi kewajibannya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Ini merupakan hal yang berat bagi Dumbledore, mengingat orang tuanya tidak meninggalkan banyak emas. Ia dipaksa harus tinggal di rumah dengan Ariana ketika Aberforth menjalani pendidikannya di Hogwarts. Kemudian, Gellert Grindelwald muda tiba di Godric's Hollow dengan bibinya, Bathilda Bagshot, pengarang buku A History of Magic--Sejarah Sihir. Dumbledore muda berteman dengan Grindelwald dan mereka berdua mempunyai keinginan untuk menguasai dunia "untuk kebaikan yang lebih besar" dengan cara menyatukan Relikui Kematian yang legendaris.
Kedua penyihir itu berpendapat bahwa dunia sihir harus berkuasa atas para Muggles. Meskipun mereka harus menghancurkan beberapa penyihir dalam perjalanan mereka menuju misi tersebut, mereka akan menganggapnya "untuk kebaikan". Tapi, sebuah diskusi antara Albus, Aberforth, dan Grindelwald memimpin mereka ke sebuah duel yang menyebabkan kematian Ariana. Dalam sisa hidupnya, Dumbledore merasa bersalah, karena tidak pernah bisa memastikan apakah kutukannya atau hal lain yang menyebabkan kematian Ariana.
Grindelwald kemudian meninggalkan rumah Bagshot dan memulai misinya. Sementara itu, dalam pemakaman Ariana, Aberforth sangat marah kepada Dumbledore dan meninju hidung Dumbledore, mematahkannya, yang membuat hidungnya terlihat bengkok sekarang. Karena kematian Ariana tersebut, Albus merasa tidak dapat dipercaya dalam menghadapi hal-hal yang besar yang membuatnya tidak pernah mengambil tempat sebagai Menteri Sihir. Dumbledore kemudian kembali ke Hogwarts sebagai guru Transfigurasi, dan kemudian diangkat menjadi Kepala Sekolah Hogwarts, menggantikan Armando Dippet.
Dumbledore akhirnya berhasil mengalahkan Grindelwald, yang telah menjadi penyihir hitam, yang memiliki Tongkat Elder. Setelah mengalahkannya, Dumbledore menjadi pemilik Tongkat Elder berikutnya, bahkan setelah ia meninggal.

Dumbledore dan Kebangkitan Voldemort

Lihat juga: Lord Voldemort atau Orde Phoenix Salah satu tugas Dumbledore sebagai guru di Hogwarts adalah mencari dan menawarkan tempat di Hogwarts kepada Tom Marvolo Riddle. Ketika Dumbledore terkagum-kagum dengan kemampuan Riddle, ia mendapat masalah karena Riddle tidak pernah mempercayai Dumbledore sepenuhnya. Satu tahun kemudian, Riddle mencoba untuk mendapatkan tempat sebagai guru di Hogwarts. Namun, Dumbledore meyakinkan kepala sekolah saat itu, Armando Dippet, untuk menolak permohonan Riddle. Ia sendiri juga menolak permohonan Riddle yang kedua beberapa tahun kemudian, saat ia menjabat sebagai kepala sekolah. Sejak saat itu, Riddle menyatakan perang dengan mantan pengajarnya, dan mengadopsi sebuah nama yang akan menjadi menakutkan dalam semua hati penyihir di dunia sihir tahun-tahun mendatang: Lord Voldemort.
Untuk melawan Voldemort, Dumbledore mendirikan sebuah organisasi yang diberi nama Orde Phoenix. Dalam perkembangan Voldemort, anggota Orde selalu bertarung melawan pengikut Voldemort, Pelahap Maut dan pengikut-pengikut lainnya. Dalam pertempuran tersebut, Orde menderita kekalahan yang diikuti dengan meninggalnya beberapa anggota Orde, dan salah satunya adalah suami-istri Potter. Sebelum kematian mereka, Dumbledore meminta mereka untuk memperlihatkan Jubah Gaib yang dicurigai sebagai salah satu dari Relikui Kematian. Saat James meninggal, Dumbledore memutuskan untuk menyimpan jubah tersebut, dan memberikannya kepada putra James, Harry Potter.
Saat orang tua Harry terbunuh dan kekuatan Voldemort menghilang, pemindahan Harry ke rumah Vernon dan Petunia Dursley, paman dan bibinya yang merupakan satu-satunya kerabatnya yang masih hidup, adalah keputusan Dumbledore. Ia mengetahui bahwa Harry telah diberi perlindungan sihir khusus yang berasal dari pengorbanan ibunya, dan karena Petunia Dursley menerima Harry di rumah mereka, sihir itu telah tertanam di rumah keluarga Dursley. Sihir lama yang berasal dari cinta ibunya kepada Harry ini, membuat Harry tidak dapat disentuh oleh Voldemort.

Tiga Buku Pertama

Di awal dari seri Harry Potter, tepatnya di Harry Potter dan Batu Bertuah, Dumbledore tiba di Privet Drive nomor empat di Little Whinging,Surrey, untuk meninggalkan bayi Harry di ambang pintu kediaman keluarga Dursley dengan sebuah surat yang menjelaskan situasi saat itu. Ia pergi dengan kata-kata terakhir, "Semoga berhasil, Harry".
Saat Harry tiba di Hogwarts, Dumbledore memberitahu Harry tentang rahasia Cermin Tarsah yang jika ia melihat cermin tersebut, ia melihat dirinya "memegang sepasang kaos kaki wol tebal." Ternyata, ia sendiri, seperti Harry, melihat keluarganya hidup dan bersatu. Pada malam ketika Quirinus Quirrel, Harry, Ron Weasley, dan Hermione Granger memasuki ruang bawah tanah untuk mendapatkan Batu tersebut, Dumbledore sedang dipanggil oleh Kementrian Sihir oleh surat yang salah, tapi ia kemudian menyadari bahwa ia diperlukan di Hogwarts dan ia kembali untuk menyelamatkan Harry dari Quirrell dan Voldemort. Ia juga melakukan percakapan terakhir dengan Harry setelah kejadian tersebut dan mengatakan bahwa ia terlalu muda untuk mengetahui alasan Voldemort ingin membunuhnya.
Di Harry Potter dan Kamar Rahasia, Dumbledore mencurigai bahwa Tom Riddle terlibat dalam penyerangan terhadap murid-murid, saat ia menjawab, "bukan masalah siapa, tapi bagaimana?", ketika ditanya siapa pelaku penyerangan tersebut. Dumbledore yang lebih muda terlihat di buku harian Riddle, ketika Harry melihat memori Tom Riddle, dan bertanya apakah ia mengetahui sesuatu tentang penyerangan murid-murid. Dalam separo bagian akhir, Lucius Malfoy membujuk (atau bisa dibilang mengancam) kesebelas dewan sekolah untuk mencabut posisi Dumbledore sebagai Kepala Sekolah karena terjadi penyerangan oleh basilisk di sekolah saat Kamar Rahasia dibuka. Para dewan mengembalikan lagi posisi Dumbledore saat mereka mengetahui bahwa Ginny Weasley dibawa ke Kamar Rahasia dan Lucius terbukti memaksa para dewan untuk menyingkirkan Dumbledore.
Di permulaan Harry Potter dan Tawanan Azkaban, Dumbledore terpaksa menerima para dementor di luar sekolah mereka demi perlindungan murid-murid Hogwarts dari Sirius Black, seorang yang dituduh membunuh yang melarikan diri dari Azkaban. Setelah Black berhasil menembus Hogwarts, Dumbledore memerintahkan untuk menutup seluruh pintu masuk ke dalam sekolah. Setelah Harry jatuh dari sapunya pada saat pertandingan Quidditch karena dementor, Dumbledore menjadi sangat marah pada mereka dan menggunakan tongkatnya untuk mendaratkan Harry dengan selamat ke tanah. Di bagian akhir buku, Dumbledore menyarankan Hermione memakai Pemutar Waktu miliknya tanpa sepengetahuan Kementrian untuk kembali ke tiga jam yang lalu untuk menyelamatkan Buckbeak si Hippogriff dan Sirius sebelum mereka tereksekusi.

Buku Keempat dan Kelima

Di seri keempat, Harry Potter dan Piala Api, Dumbledore memperkenalkan Turnamen Triwizard. Ia juga menjadi juri selama even tersebut berlangsung. Di buku, saat nama Harry keluar dari Piala Api, Dumbledore tidak terkejut dan tetap tenang, dan bertanya pada Harry apakah ia sendiri atau murid lain yang lebih tua yang ia suruh yang memasukkan namanya ke dalam Piala Api. Saat Harry menjawab tidak, ia percaya padanya. Tidak seperti di buku, di film, Dumbledore (yang diperankan oleh Michael Gambon) terlihat marah dan bahkan menggoncangkan Harry saat ia bertanya padanya.
Di akhir buku, ketakutan Dumbledore terjawab saat Harry kembali dari pertempurannya melawan Voldemort membawa mayat Cedric Diggory dan saat Alastor Moody (yang sebenarnya adalah Barty Crouch Junior yang menyamar dengan menggunakan Ramuan Polyjuice) mengambil Harry dari Dumbledore dan membawanya ke dalam kantornya. Dumbledore langsung curiga dan pergi menuju kantor Moody dengan Minerva McGonagall dan Severus Snape untuk menyelamatkan Harry dan menginterogasi Crouch. Kemudian, Dumbledore mendengarkan kesaksian Harry tentang kembalinya Voldemort. Harry kemudian mengetahui bahwa Cornelius Fudge, Menteri Sihir sedang berdebat dengan Dumbledore dan McGonagall. Di akhir cerita, Fudge dan Dumbledore "berpisah jalan" setelah perdebatan tentang kembalinya Voldemort dan akibat-akibat yang akan terjadi jika Fudge tetap membiarkan hal itu.
Di Harry Potter dan Orde Phoenix, Dumbledore diturunkan pangkatnya yang semula adalah Hakim Ketua Wizengamot, dikeluarkan dari kedudukannya sebagai Ketua Konfederasi Penyihir Internasional, dan ia juga kehilangan Order of Merlin Kelas Satu, akibat dari pidatonya tentang kembalinya Voldemort. Sementara itu, Kementrian Sihir melakukan segala cara untuk memojokkan Dumbledore dan Harry, sebagian besar melalui Daily Prophet. Di awal cerita, Dumbledore memancing kemarahan Fudge saat ia hadir di sidang Harry dengan membawa saksi (Arabella Figg) untuk memastikan bahwa ia tidak dikeluarkan. Namun, Harry merasa sangat marah karena Dumbledore tidak pernah menatapnya, apalagi berbicara kepadanya.
Di Hogwarts, Kementrian mengeluarkan Dekrit Pendidikan Nomor Dua Puluh Dua, yang memperbolehkan Fudge untuk menempatkan Dolores Umbridge (setelah Dumbledore gagal mencari kandidat yang tepat) sebagai guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam. Melalui Umbridge, Fudge perlahan-lahan menambah kekuatannya di Hogwarts. Ia juga mengawasi Dumbledore secara ketat, karena ia takut Dumbledore sedang mendirikan laskar penyihir dibawah umur untuk melawan Kementrian. Dolores melarang semua praktek latihan pertahanan di kelasnya yang memaksa Harry, Ron, dan Hermione mendirikan Laskar Dumbledore dengan beberapa teman-teman mereka. Saat L.D. diketahui oleh Kementrian, Dumbledore berkata bahwa ialah yang menyuruh Harry membentuk organisasi tersebut, yang membuatnya kehilangan jabatannya sebagai kepala sekolah (lagi).
Dumbledore tidak terdengar lagi di buku sampai ia tiba di Departemen Misteri untuk bergabung dengan Orde dalam pertarungan melawan Pelahap Maut. Ia kemudian menyelamatkan Harry dari kutukan Avada Kedavra yang dilancarkan oleh Voldemort dan berduel dengan Pangeran Kegelapan. Setelah Voldemort ber-Dissaparate, Dumbledore memberitahu Fudge tentang apa yang terjadi dan menduduki kembali jabatan sebagai kepala sekolah dan mendapatkan kembali semua gelar-gelarnya. Di akhir cerita, Dumbledore memberi tahu Harry bahwa Voldemort memilihnya sebagai saingannya dan mereka berdua harus saling membunuh pada akhirnya.

Buku Keenam

Di Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran, Dumbledore menjemput Harry dari Privet Drive untuk membujuk Horace Slughorn untuk bergabung dengan staf Hogwarts. Tangan kanannya, seperti yang diperhatikan Harry, terlihat hitam dan berkerut. Pada saat tahun ajaran, Dumbledore bertemu dengan Harry di kantornya untuk mengajarinya tentang masa lalu Voldemort karena ia memberitahu Harry bahwa hal itu sangat penting. Melalui pelajaran tersebut, mereka mengunjungi pikiran-pikiran orang lain, yang mengandung informasi-informasi penting bagi Voldemort. Harry mempelajari bahwa Voldemort membuat enam Horcrux untuk mendapatkan keabadian dan Horcrux-Horcrux tersebut harus dihancurkan sebelum Harry menghancurkan bagian terakhirnya yang terdapat di dalam tubuh Voldemort. Harry juga berulang-ulang memberitahu Voldemort bahwa murid lain, Draco Malfoy, bekerja untuk Voldemort. Dumbledore menolak untuk melakukan tindakan pada Draco, dan berkata pada Harry bahwa ia lebih mengerti apa yang sedang terjadi daripada Harry.
Di akhir buku keenam, Dumbledore dan Harry pergi ke gua yang dipercayai adalah tempat Voldemort menaruh Horcruxnya. Di gua tersebut, Dumbledore meminum sebuah ramuan di tempat dimana Horcrux tersebut berada; saat meminumnya, ia mulai berteriak, terlihat mengalami penyiksaan mental dan melemah. Setelah para Inferi mencoba menangkap dan menjatuhkan Harry ke dalam danau es yang dalam, Dumbledore tiba-tiba sembuh dan menyihir jerat api di sekitar mereka. Dumbledore mengambil liontin Horcrux bersamanya dan keluar dari gua tersebut dan kembali ke Hogsmeade. Saat mereka kembali, Madam Rosmerta memberitahu mereka bahwa Tanda Kegelapan terlihat di atas Menara Astronomi dan Dumbledore serta Harry bersama-sama menuju Menara Astronomi melalui sapu Rosmerta. Di atas menara, Dumbledore berbicara tentang rencana Draco Malfoy untuk membunuhnya. Beberapa Pelahap Maut lain memasuki menara dan membujuk Malfoy untuk membunuh Dumbledore. Saat Malfoy tidak bisa membunuhnya, Snape muncul dan langsung melancarkan Kutukan Avada Kedavra pada Dumbledore.
Di buku terakhir, diungkapkan bahwa Dumbledore membuat kesalahan besar dengan memakai cincin terkutuk di tangan kanannya, pada buku kelima atau keenam, dan melupakan kutukan yang terdapat pada cincin itu. Cincin itu menyimpan Batu Kebangkitan, yang diharapkan Dumbledore dapat memperbolehkannya untuk meminta maaf kepada orang tuanya dan adiknya. Severus Snape dipanggil oleh Dumbledore untuk mengangkat kutukan itu pada malam itu. Dumbledore tahu bahwa hidupnya hanya tinggal sebentar lagi. Saat itulah Dumbledore meminta Snape untuk, pada saat yang tepat, membunuhnya, yang menurutnya "lebih terhormat". Severus setuju, karena ia berkata bahwa ia akan melakukan apa saja untuk Dumbledore.
Sesaat setelah kematiannya, lukisan Dumbledore tiba-tiba muncul di kantor Kepala Sekolah. Pemakamannya dihadiri oleh murid-murid, staf dan pengajar Hogwarts, anggota Kementrian Sihir, para hantu, centaur, dan para duyung, serta semua orang yang menghormatinya. Dibungkus dengan kain beludru ungu, ia dikubur di sebuah peti marmer putih di sebelah danau di Hogwarts, dan ia adalah satu-satunya Kepala Sekolah yang dikubur di sekolah. Saat penguburannya, Fawkes menyanyikan lagu dukacita, meratapi kematian pemiliknya.

Buku Terakhir

Rowling menggunakan beberapa bab di Harry Potter dan Relikui Kematian untuk mengungkapkan dua hal utama tentang Dumbledore: kehidupan awalnya dan kematiannya. Setelah muncul beberapa cerita tentang masa kecil Dumbledore dan naiknya Dumbledore sebagai Kepala Sekolah Hogwarts, Harry mulai meragukan Dumbledore yang dia ketahui. Saat ia merasa frustasi, ia sering marah pada Dumbledore karena membuat pencariannya akan Horcrux-Horcrux menjadi sulit dan karena tidak menyediakan informasi yang cukup. Harry akhirnya belajar kesulitan-kesulitan sebenarnya yang dialami Dumbledore pada masa mudanya melalui Aberforth dan Albus sendiri.
Dumbledore muncul untuk terakhir kalinya kepada Harry Potter di akhir buku, setelah Harry diserang kutukan membunuh. Rowling menggunakan percakapan itu untuk mengungkap kebenaran dari hubungan antara Voldemort dan Harry. Harry kemudian mengakui segala kekecewaannya pada Dumbledore. Dumbledore lalu memberitahu Harry bahwa ia masih punya pilihan; menjalani kehidupan selanjutnya atau kembali ke tubuhnya yang lama untuk menghadapi Voldemort untuk terakhir kalinya. Setelah mengalahkan Voldemort, Harry melakukan percakapan singkat dengan lukisan Dumbledore di kantor Kepala Sekolah tentang nasib masing-masing dari ketiga Relikui Kematian. Di epilog cerita, terungkap bahwa Harry menamai putra keduanya Albus Severus Potter, yang berasal dari nama Dumbledore dan Snape.

Penampilan Luar

Di buku, Dumbledore digambarkan sebagai seorang penyihir klasik; tinggi dan kurus, dengan rambut panjang keperakan. Ia memiliki mata biru, hidung yang mancung dan bengkok, dan jari-jari yang panjang. Ia mengenakan kacamata bulan-setengah. Ia pernah dikatakan memiliki bekas luka diatas lututnya yang penyebabnya tidak diketahui. Menurut alur cerita Harry Potter, Dumbledore lahir pada tahun 1881 dan meninggal pada tahun 1997, yang berarti ia berumur 116 tahun. Ia biasanya terlihat mengenakan jubah panjang dengan berbagai warna dan motif yang biasanya bermotif bulan dan bintang.
Beberapa kritik mengatakan beberapa kesamaan antara Dumbledore dan penyihir klasik, Merlin dan Gandalf dari Lord of the Rings

Karakteristik

Dalam seri-seri Harry Potter, Dumbledore tidak mementingkan "kemurnian darah" dan percaya bahwa pilihan setiap individu mencerminkan karakter setiap orang, ia berkata, "masalahnya bukan bagaimana seseorang lahir, tapi orang seperti apakah mereka pada saat mereka besar". Voldemort menganggap Dumbledore sebagai "pahlawan bagi para Darah Lumpur dan Muggle". Tidak seperti penyihir lain, Dumbledore tidak takut untuk mengatakan nama Voldemort (dan mencoba membujuk orang lain untuk memanggilnya menggunakan nama Voldemort pada saat pertempuran pertama) dan memanggilnya "Tom" saat berdebat dengannya.
Beberapa karakter dalam buku sering menganggap kelemahan terbesarnya adalah kemauannya untuk mempercayai orang-orang yang menurut orang lain tidak bisa dipercaya. Ia terlihat mempunyai selera humor yang bagus. Ia sangat sabar, dan selalu tenang. Ia juga selalu sopan terhadap siapa saja, bahkan terhadap musuh-musuhnya. Ia adalah seorang pecinta musik.
Selain seorang penyihir yang cerdas dan bijaksana, ia juga adalah seorang yang eksentrik.

Kemampuan Sihir

Di usia muda, Dumbledore selalu memperlihatkan kemampuan sihir yang sangat hebat dan di ujian N.E.W.Tnya, "...melakukan hal-hal dengan tongkatnya yang tidak pernah dilihat (oleh para penguji) sebelumnya".
Dumbledore juga seorang ahli kimia yang bekerja dengan Nicolas Flamel, pembuat Batu Bertuah, dan ia juga menemukan dua belas kegunaan darah naga. Ia dapat membuat patronus, yang berbentuk phoenix. Ialah yang menemukan metode pengiriman pesan ke orang lain melalui Mantra Patronus, kemampuan yang hanya diajarkannya kepada anggota Orde Phoenix.
Ia juga dapat menciptakan api Gubraithian (api sihir abadi). Ia juga mengklaim bahwa ia dapat menjadi tidak terlihat tanpa perlu menggunakan Jubah Gaib. Dumbledore juga memiliki kemampuan dalam Occlumency dan Legilimency. Dumbledore juga seorang ahli transfigurasi (mengingat ia merupakan guru transfigurasi sebelum menjadi Kepala Sekolah). Di Harry Potter dan Orde Phoenix, Dumbledore mentranfigurasi ribuan potongan kaca menjadi pasir dalam sekejap. Ia dapat berbicara Mermish, Gobbledegook, dan ia mengerti Parseltounge.

Asal Nama

Nama lengkap Dumbledore adalah Albus Percival Wulfric Brian Dumbledore. Nama "Dumbleodore" berarti "lebah madu" yang berasal dari bahasa Devon kuno. Kata ini dipilih Rowling karena ia membayangkan Dumbledore berjalan-jalan di dalam kastil dan berkata-kata pada diri sendiri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
read comments

Felix Felicis

Felix Felicis, juga disebut "cairan keberuntungan", adalah ramuan magis. Felix Felicis membuat peminum beruntung untuk jangka waktu tertentu, tergantung pada seberapa banyak yang di konsumsi l, selama segala sesuatu yang mereka usahakan akan berhasil. Ini dimaksudkan untuk digunakan hemat, namun, karena menyebabkan pusing, kecerobohan, dan terlalu percaya berbahaya jika dipakai berlebihan. Felix sangat beracun dalam jumlah besar dan juga merupakan zat yang dilarang di semua kompetisi terorganisir seperti Quidditch, bersama dengan semua metode kecurangan lainnya. Hal ini sangat sulit untuk membuat, bencana untuk mendapatkan salah, dan membutuhkan enam bulan untuk rebusan sebelum siap untuk dikonsumsi.
Horace Slughorn mengklaim bahwa dia menggunakan ramuan dua kali dalam hidupnya: sekali saat ia 24 tahun, dan lagi ketika dia 57, yang keduanya menghasilkan hari yang sempurna masing-masing.
Pada bulan September tahun 1996, Harry Potter memenangkan botol kecil Felix Felicis dari Professor Slughorn untuk pembuatan bir Dam terbaik Hidup ramuan Kematian di kelas (dengan petunjuk dari buku teks Half-Blood Prince's). Botol akan memberikan Harry dua belas jam senilai efek.

Harry kemudian berpura-pura untuk menambahkan sejumlah kecil untuk minum Ron Weasley di sarapan sebelum permainan Quidditch sehingga Ron akan merasa lebih percaya diri tentang kemampuannya. Hermione melihat apa yang Harry lakukan, dan percaya bahwa ia benar-benar memasukkan sesuatu ke dalam minuman Ron, Ron memperingatkan untuk tidak mengambil minum. Dia mengabaikannya dan minum jus labu, ia kemudian melanjutkan untuk memainkan permainan sempurna. Setelah permainan, Hermione pergi pada Harry untuk apa yang telah dilakukannya, dan Harry mengatakan bahwa dia tidak memberi ramuan Ron sama sekali, dan bahwa Ron bermain yang baik semua sendiri.
Penggunaan riil pertama dari ramuan oleh Harry dalam mencapai satu memori penting dari Slughorn. Ia hanya dosis kecil, selama sekitar tiga jam berharga. Penggunaan kedua didistribusikan antara Ron, Hermione Granger, dan Ginny Weasley dalam pertempuran melawan para Pelahap Maut dalam invasi mereka Hogwarts Sekolah Sihir.
Ramuan ini memiliki penampilan yang bersinar emas, menyerupai emas cair. Tetesan kecil harus melompat seperti ikan di atas permukaan ramuan itu setelah selesai.
Felix Felicis mungkin bekerja dengan menyediakan peminum dengan skenario terbaik. Ini biasanya register dalam pikiran peminum dalam bentuk dorongan yang tidak biasa untuk mengambil tindakan tertentu, atau sebagai suara mengatakan kepadanya untuk melakukannya. Efektivitas ramuan demikian tergantung pada kerjasama dari peminum dengan suara, untuk peminum mungkin untuk beberapa alasan tidak dapat mengikuti mereka Felix-induced mendesak, atau hanya dapat memilih untuk tidak. Ini dengan mudah diperbaiki, namun sebagai ramuan tidak memilih hanya satu skenario, tapi perubahan jalan sebagai situasi terungkap.

Efektivitas ramuan tampaknya berkurang setelah jangka waktu tertentu, seperti yang terjadi dalam situasi Harry Potter, ketika dia berjalan kembali ke Gryffindor Common Room dan ia berlari ke Peeves, tapi baru saja hampir tidak bisa menghindari dia dengan ramuan's pengaruh.

Ketika Harry Potter digunakan Felix Felicis, terjadi beberapa peristiwa yang bermanfaat bagi Harry dan teman-temannya, yang sedang utama Harry mendapatkan memori dari Slughorn.
rry memperoleh memori tidak rusak dari Horace Slughorn tentang Horcrux. Selama petualangan ini, bukti keberuntungan mengikuti dia.

     * Harry mampu menepati janjinya untuk Hagrid temannya dan menghadiri pemakaman Aragog's.
     * Filch telah meninggalkan pintu depan kastil dibuka.
     * Slughorn tergoda untuk menemani Harry ke Hagrid oleh kemungkinan mendapatkan racun berharga Acromantula.
     * Harry dapat menggunakan isi ulang mantra non-verbal, meskipun ia tidak sepenuhnya menguasai mantra non-verbal, jadi Slughorn tidak akan kehabisan minuman (dalam rangka untuk mendapatkan dia mabuk).
     * Harry menabrak Ginny saat mereka berpapasan di pintu masuk potret, membuat Ginny berpikir bahwa pacarnya Dean Thomas sedang berusaha untuk membantu dia ke dalam lubang potret. Insiden ini, diperparah oleh orang lain, akhirnya mengakibatkan mereka putus dengan.
     * Harry juga disebabkan melanggar dari Ron Weasley dan Lavender Brown dengan mengenakan Jubah Gaib-nya sebelum meninggalkan asrama anak laki-laki '. Ketika Ron menuruni tangga setelah dia dengan Hermione Granger, Lavender diasumsikan yang terburuk tentang pasangan mereka dan dibuang Ron.
     * Harry mampu menyelinap keluar dan kembali ke benteng terdeteksi oleh pasukan yang tidak diinginkan, bahkan ketika efek ramuan itu akan menghilang, ia mampu menghindari Peeves.

Sebelum berangkat dengan Dumbledore untuk mencari salah satu dari Voldemort Horcrux, Harry memberikan sisa Felicis Felix kepada Ron dan Hermione dengan instruksi bahwa mereka harus berbagi dengan Ginny, karena ia percaya Draco Malfoy sudah siap untuk bertindak pada misinya dari Voldemort . Hermione, Ron, dan Ginny membagi ramuan antara mereka dan efektif digunakan dalam pertempuran berikutnya untuk menghindari kutuk dikirim cara mereka dengan Pelahap Maut, banyak yang Unforgivables.

Daftar pemakai Ramuan Felix Felicis :
Albus Dumbledore : Tidak diketahui kapan \
Horace Slughorn    : Pada saat umurnya 24 dan 57 tahun
Harry Potter         : Tahun ke-6nya di Hogwatrs
Ron Weasley , Ginny Weasley , dan Hermione Granger : Pada saat peperangan di Hogwarts

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
read comments

Rune Kuno / Ancient Rune

~The Study of Ancient Runes, biasa disebut Rune Kuno, merupakan pelajaran elektif di Hogwarts yang dapat diambil oleh siswa tahun ketiga dan selanjutnya. pelajaran ini diajarkan oleh Profesor Bathsheda Babbling selama tahun 1990-an , dan merupakan pelajaran yang rumit. [1] Hermione Granger adalah siswa diketahui mengambil kelas ini, meskipun mungkin Luna Lovegood juga telah mengambil kelas ini karena ketika Harry Potter pertama kali bertemu dengannya di Hogwarts Express dia sedang membaca bagian di The Quibbler yang berisi Runes Kuno yang, jikadibaca dengan posisi tertentu , konon mengungkapkan mantra yang mengubah telinga musuh ke dalam kumquats. Runes kuno adalah subyek sebagian besar teoritis yang mempelajari skrip rahasia kuno sihir.
Hanya dua kata dan terjemahan bahasa Inggris mereka diketahui.
* Ehwaz berarti “Kemitraan”
* Eihwaz berarti “Pertahanan”
Bilangan:
* Demiguise: kemampuan tembus pandang makhluk itu mewakili “0″.
* Unicorn: tanduk tunggal makhluk itu mewakili “1″.
* Graphorn: dua tanduk makhluk itu merupakan “2″.
* Runespoor: makhluk berkepala tiga mewakili “3″.
* Fwooper: makhluk yang terdiri dari empat warna yang berbeda pada bulu merupakan “4″.
* Quintaped: lima kaki dari makhluk itu merupakan “5″.
* Salamander: jam maksimal kemampuan makhluk itu untuk bertahan hidup dari api merupakan “6″.
* Unknown: makhluk yg masih diselimuti misteri, simbol tidak diketahui merupakan “7″.
* Acromantula: makhluk yang bermata delapan mewakili “8″.
* Hydra: makhluk berkepala sembilan mewakili “9″.
bacaan yang digunakan dalam pelajaran:
*Advanced Rune Translation
*Ancient Runes Made Easy
*Magical Hieroglyphs and Logograms
*Rune Dictionary
*Spellman’s Syllabary
berikut ini yang diketahui mengambil mata pelajaran ini dalam OWL:
* Barty Crouch Jr
* Bill Weasley
* Hermione Granger
* Percy Weasley

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
read comments

Pelajaran Ramalan dalam Harry Potter

Ramalan adalah pelajaran magis yang melibatkan mencoba untuk meramalkan masa depan, atau mengumpulkan wawasan ke kejadian masa depan, melalui berbagai ritual dan alat.
~Penyihir wanita dan pria yang lahir dengan karunia alam yang langka untuk bernubuat dikenal sebagai Peramal. Non-Peramal bisa belajar metode ramalan, tetapi keberhasilan mereka bervariasi. Ramalan diajarkan sebagai mata pelajaran elektif dari tahun ketiga di Hogwarts Sekolah Sihir.
~Centaur memiliki cara untuk berlatih ramalan yang berbeda dari manusia, tampaknya terutama berbasis di sekitar pengamatan terhadap pergerakan planet, bulan, dan bintang-bintang yang telah mereka lakukan selama berabad-abad . Ini dapat memakan waktu sampai satu dekade bagi centaur untuk memahami apa arti pertanda di langit [4] Mereka mungkin mencoba untuk mempersempit prediksi mereka tentang kapan suatu peristiwa akan berlangsung dengan metode pembakaran beberapa tanaman tertentu, seperti sage dan mallowsweet,. dan mencari berbagai bentuk dan simbol dalam asap. [4]
~Centaur tampaknya memiliki opini yang rendah terhadap metode ramalan manusia. Firenze, yang mengajar Ramalan di Hogwarts, menggambarkan apa yang disebut “ramalan manusial” sebagai “omong kosong menyanjung diri sendiri,” dan mereka “dikaburkan dan terbelenggu oleh keterbatasan jenis [mereka] “.
Metode ramalan yang terkenal:

* Astrologi – mengamati pergerakan planet-planet dan bintang-bintang
* Ramalan kartu – membaca kartu, termasuk kartu remi dan kartu tarot
* bola Crystal – melihat ke dalam bola kristal
* Dream – menganalisis arti mimpi
* Tessomancy – membaca daun teh

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
read comments

All About Transfiguration.

Seperti yang telah disadari oleh semua orang, tidak ada yang tahu dari mana sihir itu muncul. Ada suatu teori yang menyatakan kalau sihir telah ada dan selalu ada di mana-mana. Seiring berjalan waktu, mulailah muncul orang-orang yang dilahirkan dengan kemampuan sihir dan mampu mengendalikannya. Transfigurasi pun tak jauh berbeda. Tidak ada ‘penemu’ dari tipe sihir yang ini. Legenda mengatakan bahwa sebelum waktu diperhitungkan, tinggal seorang penyihir tua yang eksentrik (gila) yang bernama Belvaius yang sangat tidak mempercayai manusia sehingga dia tinggal menyendiri di bukit yang tinggi hanya bersama hewan dari kayu yang dia ukir sendiri sebagai teman hidupnya. Lama menginginkan teman hidup yang lain, Belvaius mulai bereksperimen dengan tongkatnya dan pelafalan mantra dengan harapan untuk memberikan kehidupan pada suatu benda. Satu hari, dia melakukan gerakan tongkat dan pengucapan mantra Conjurus Incarceous, dan memberikan kehidupan pada ukiran miliknya. Tapi makhluk ini bukanlah hewan biasa. Makhluk-makhluk itu merupakan makhluk yang eksotis dan berbahaya yang tunduk pada pembuatnya, dan kemudian lari serta mengacau di kota di bawahnya. Setelah kerjadian tersebut, para penyihir berkumpul dalam satu tempat untuk menentukan peraturan dalam Transfigurasi, yang mengantar pada peraturan yang kita punya sekarang.
Penyihir Yunani kuno bernama Falco Aesalon adalah animagus terdaftar yang pertama, yang bentuknya adalah seekor falcon. Circe Yunani kuno dapat mengantarkan para pelaut tersesat untuk mengubah mereka menjadi babi. Ratu penyihir Morgan le Fey adalah animagus dengan bentuk burung. Dan seorang penyihir malang yang sedang dimbauk cinta bernama Mirabella Plunkett, jatuh cinta pada manusia duyung di Loch Lomend, dan keluarganya tidak menyetujui hubungan mereka, dia mentransfigurasi dirinya menjadi ikan dan tidak pernah terlihat lagi. Bertahun lamanya sejak transfigurasi menjadi kubu yang kuat di dunia sihir, penyalahgunaannya merajelela di mana-mana. Para penyihir menjadi rakus dan mencoba untuk menyulap uang, melenyapkan musuh, berbuat curang, sehingga membuat komunitas sihir harus mengatur penggunaan dari transfigurasi.
Penyihir hebat bernama Gerrard Gamp mengeluarkan garis besar dari hukum untuk mengatur transfigurasi tersebut pada tahun 1895. Hukum ini kemudian dikenal sebagai Hukum Gamp tentang Transfigurasi Elemental (Gamp’s Law of Elemental Transfiguration) dan 5 Hukum Gamp Pengecualian Dasar (Gamp’s 5 Principal Exceptions). Adapun hukum tersebut adalah sebagai berikut.
Gamp’s Law of Elemental Transfiguration
1. Benda hidup. Benda dapat dihidupkan, membawa kehidupan pada objek tak-bernyawa, tetapi mantra pada objek tersebut akan menghilang dalam jangka waktu tertentu.
2. Transfigurasi Diri Sendiri. Kau bisa mentransfigurasi dirimu sendiri dan orang lain, tetapi efeknya akan menghilang pada akhirnya. Animagus/Metamorphagus adalah berbeda.
3. Transfigurasi Kombinasi. Kau dapat menyatukan dua benda secara permanen untuk membuatnya menjadi satu benda, hanya jika objek asli yang digunakan. Pikirkan tentang tanaman hibrida.
4. Mantra Pertukaran. Kau bisa menukar bagian-bagian dari satu benda dengan yang lain, tetapi efeknya tidak permanen. Semakin dekatnya hubungan benda tersebut dengan bagian yang ditukar, semakin lama efeknya bertahan. Contohnya adalah telinga kelinci dan anjing.
5 Gamp’s Principal Exceptions
1. Makanan tidak dapat diciptakan dari udara kosong. Makanan dapat dipanggil, dilipatgandakan, dan ditransformasikan. Tetapi perhatikan dengan pelipatgandaan makanan karena nutrisinya bisa hilang dan makanan tersebut menjadi kosong.
2. Uang tidak bisa dimunculkan ataupun dibuat, juga tak bisa mengganti denominasi menjadi lebih berharga. Mantra penimbul bekas sihir seperti Speacialis Revelio bisa digunakan untuk menimbulkan bukti adanya penggunaan mantra tersebut pada objek.
3. Cinta tidak bisa dibuat, hanya dapat diimitasikan dengan menggunakan ramuan atau dengan Kutukan Imperius.
4. Yang telah mati tidak bisa dihidupkan kembali. Mereka bisa dibuat bergerak kembali, dalam bentuk inferi, tetapi mereka tidak akan pernah bisa hidup kembali.
5. Tempat perlindungan dan tanah tidak dapat dibuat. Transfigurasi dapat digunakan untuk mengubah warna dan bentuk, tetapi tidak bisa membuat atau menambah jumlah di mana tidak ada.
Hukum tersebut dibuat untuk mengekang penyalahgunaan dan kerakusan. Kau harus cukup bijak untuk mengikuti hukum tersebut, atau kau bisa saja mendapat hukuman yang sangat berat.
Saat sebuah benda ditransfigurasikan, maka benda tersebut berubah menjadi benda yang baru. Artinya, apabila suatu percobaan dilakukan pada seekor landak, yang telah diubah menjadi cangkir teh, maka percobaan tersebut hanya akan menimbulkan fakta bahwa benda tersebut adalah cangkir teh. Segala sisa dari landak tersebut akan hilang sampai efek mantra tersebut menghilang. Benda-benda kecil dapat ditransfigurasikan menjadi benda besar, dan begitu pula sebaliknya. Seekor tikus dapat diubah menjadi seekor gajah, dan juga sebaliknya. DNA, atau terbuat dari apapun objek tersebut, berubah secara total, massa benda tersebut juga berubah, dan tidak ada bukti ke mana massa tersebut pergi. Tapi ingat, perubahan tersebut tidak permanen, jadi siapapun yang berniat mengubah saudaranya menjadi hewan, mereka akan kembali ke bentuk semula.
Transfigurasi sangat berbahaya dan dapat menjadi sangat berbahaya apabila digunakan dengan tidak sesuai. Gerakan tongkat yang tepat adalah hal yang sangat penting. Coba pikirkan seperti ini. ketika kau menggunakan tongkatmu, dia ‘mengatakan’ atau mengarahkan mantranya kepada objek. Mantra sangat penting sebagaimana mereka membawakan jenis sihir yang kau kehendaki. Konsntrasi adalah kunci saat menggunakan sihir. Kau harus memiliki hasrat untuk mau melakukan sihir. Tongkat kemudian digunakan untuk memfokuskan sihir pada target. Gerakan tongkat yang tidak tepat seperti salah mengucapkan kata, dan sihir yang kau rapalkan bisa berantakan.
MANTRA MANTRA DALAM TRANSFIGURASI
Transfigurasi adalah cabang ilmu sihir di mana sang penyihir belajar untuk mengubah benda atau objek menjadi sesuatu yang lain,cabang ilmu sihir ini sangat rumit namun juga sangat berguna.
transfigurasi juga tak lepas dari mantra dan ayunan tongkat sihir.
karena perapalan mantra yang salah akan membuat objek yang di rubah tidak akn berubah secara sempurna bahkan berkemungkinan rusak.
semakin rumit benda yang di rubah semakin rumit pula penerapan nya, apalagi jika benda yang ubah adalah makhluk bernyawa.karna dalam transfigurasi ketika sang penyihir merubah benda atau makhluk hidup,
ia bukan hanya mengubah tampilan nya, namun ia juga mengubah susunan, molekul bahkan mencapai tingkat atom.
maka sebelum kau mencoba mengubah sesuatu, pelajarilah dahulu mantra mantra dan ayunan tongkat sihir nya.
adapun mantra mantra dalam transfigurasi adalah sebagai berikut.
TRANSFORMATION SPELL . (Mantra pengubah bentuk)
Mantra-mantra ini adalah mantra yang di pakai untuk mengubah benda,sehingga benda yang di jadikan objek berubah, baik bentuk,maupun susunan nya.
adapun mantra-mantra nya ialah:
~*Vera verto = mantra mengubah hewan menjadi piala atau cangkir.
~* Avifors =mantra untuk mengubah patung kecil menjadi burung
~ * Draconifors =mantra untuk mengubah patung naga menjadi naga nyata yang akan bernapas api
~* Ducklifors = mantra mengubah lawan menjadi bebek
~* Incarcifors =mantra mengubah bentuk suatu benda yang bisa di gunakan untuk menangkap/ memenjarakan lawan
~ * Lapifors =mantra untuk mengubah benda kecil menjadi seekor kelinci
~* Melofors – = mantra untuk mengubah kepala lawan menjadi labu
~* Snufflifors = mantra untuk mengubah buku menjadi tikus
~ * Scribblifors = mantra untuk mengubah objek menjadi duri
~* Steelclaw = mantra untuk membuat kuku hewan besar dan terbuat dari baja
~* Densaugeo = mantra untuk membuat gigi korban menjadi besar
~*Pullus =mengubah Erklings menjadi angsa
~*Snufflifors =merubah buku menjadi tikus-tikus
~*Diminuendo =mantra mengubah target menjadi menciut atau mengecil seperti boneka
VINISHING SPELL (mantra pelenyap)
Mantra pelenyap adalah mantra yang di pakai dalam pelajaran transfigurasi pada tahun ke lima.
adapun cara kerja mantra ini adalah mengubah eksistensi benda yang di sihir menjadi benar-benar hilang tanpa bekas, dan tidak dapat di panggil kembali.
Adapun mantra -mantra yang tergolong dalam mantra pelenyap ialah:
-Arania Exumai=menghilangkan laba-laba dalam jumlah sedikit
-Deletrius=menghapus bayangan hantu yang dihasilkan oleh mantra Priori Incantatem
-Evanesco=membuat sesuatu lenyap atau hilang
-Scourgify=melenyapkan noda atau kotoran
-Tergeo=menghilangkan kotoran dalam jumlah sedikit
-Vipera Evanesca-melenyapkan ular
CONJURING SPELL (mantra Pengadaan)
mantra pengadaan adalah mantra yang di pakai dalam plajaran Transfigurasi pada tahun NEWT di Hogwarts,
secara garis besar nya, mantra ini mengadakan atau menciptakan sesuatu dari udara kosong, hal ini sangat lah sulit, karena mengubah udara menjadi benda padat, cair, atau bahkan makhlik hidup bukanlah pekerjaan gampang.
di butuhkan fokus fikiran pada benda-benda yang akan di hasilkan.
Adapun yang termasuk dalam mantra pengadaan ialah:
-Aguamenti =menciptakan air dari tongkat
-Avis = memunculkan sekawanan burung kecil
-Aqua Eructo =mangeluarkan air yang menyembur lurus dari ujung tongkat
-Carpe Retractum =mengeluarkan cairan lengket untuk menarik sesuatu
-Ferula = memunculkan batang kayu untuk membalut kaki yang patah
-Fiendfyre = menciptakan api yang besar dan ganas
-Glacius= menciptakan es batu dari tongkat
-Incarcerous=menciptakan tali untuk membelit tubuh seseorang atau sesuatu
-Orchidideous=memunculkan karangan bunga dari ujung tongkat
-Serpensontria=menciptakan ular dari tongkat
masih ada banyak mantra lagi yang di pakai dalam transfigurasi, karna seperti umumnya sebuah pengetahuan, akan terus berkembang seiring bertambah nya zaman.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
read comments